Social Icons

Pages

Si Gelandangan Fakir Miskin


SI GELANDANGAN FAKIR HE MEN


gelandanganku
Orang-orang memangilnya He-Men. Dia adalah salah satu pejalan spiritual yang mendapatkan perintah guru spiritual untuk menjadi gelandangan. Inilah sekelumit kisah perjalanan mereka yang tangguh dan teguh menjalani laku suluk. Jadi gelandangan fakir di jalan Allah.
Melanjutkan posting terdahulu KENAPA GURU SPIRITUAL MENYURUH MURID JADI GELANDANGAN? Saya ingin berbagi kisah nyata saudara-saudara saya yang alhamdulillah, saya kenal dan saksikan apa dan bagaimana mereka mendapatkan perintah dari para guru spiritual untuk menjadi “gelandangan” tersebut.
Pertama, guru mistik yang saya maksud dalam postingan pertama tidak selalu berbentuk manusia nyata, yang bisa dipegang, diraba dan dilihat. Guru spiritual ini bisa berwujud makhluk Tuhan yang sudah meninggal dunia, apakah itu malaikat atau mungkin juga roh leluhur yang ditugaskan Tuhan untuk membimbing manusia agar saleh, bertakwa dan baik.
Kedua, kehadiran guru mistik ini biasanya tanpa dinyana dan tanpa direkayasa. Tiba-tiba saja mereka hadir menjadi teman perjalanan spiritual seseorang yang telah bertobat dan bertekad untuk menjalani jalan suluk yang panjang dan mengerikan.
Ketiga, guru mistik ini datang atas perintah Tuhan. Bila Tuhan menghendaki seseorang itu katakanlah X menjadi beriman dan beramal saleh, bertakwa pada-Nya sekaligus biasanya ditunjuk untuk menyebarkan kebenaran maka Tuhan mengutus sesuatu hal: apakah itu seonggok batu, serangga, malaikat, jin, setan, roh leluhur atau makhluk lain yang namanya tidak kita ketahui untuk menjadi guru spiritual dan penyadar X yang telah ditunjuk-Nya. Tuhan Maha berkekendak, dan kehendaknya melampaui logika normal manusia seperti kita. Jadi, ya terserah Dia saja.
Yang unik, bahasa guru spiritual untuk berkomunikasi dengan si X juga bermacam-macam sarananya, Bisa jadi dengan telepon genggam dan memerintahkan secara langsung seperti kita menyuruh siapa untuk melakukan sesuatu. Bisa jadi melewati mimpi saat kita tertidur, bisa jadi guru spiritual ini masuk ke raga seseorang untuk sementara dipinjamnya dan berkomunikasi dengan X.
Pernah suatu ketika ada seseorang pejalan spiritual (salah seorang sahabat saya, pemilik blog sebelah) diuji guru spiritualnya dan bercerita kepada saya (wongalus): “Saat itu saya sudah janjian dengan kakek (sebutannya untuk guru spiritual) di sebuah taman yang sepi. Saya tunggu di sana kok tidak ada yang datang dan saya sudah gelisah. Tiba-tiba saya didatangi seorang wanita cantik dan eh,.. saya digoda. Dasar pria, keimanan saya terus terang sedikit goyah dengan godaannya untuk mengajak kencan… Entah kenapa, feeling saya akhirnya mengatakan jangan turuti dan saya diam saja dengan ulah nakalnya. Ternyata benar, sang wanita cantik yang sudah menggerayangi bagian-bagian tubuh saya itu lantas tertawa dan mengatakan bahwa dia adalah kakek, guru spiritual saya… Saya benar-benar malu, ternyata kakek sudah masuk ke jasad wanita tersebut.”
Kejadian seperti ini berulang berkali-kali hingga kemudian si murid spiritual ini hapal benar karakter sang guru spiritual ini suka dengan selera humor anak muda dan suka menggoda sang murid dengan masuk ke jasad manusia yang karakter dan wataknya berlainan.
Nah, di awal artikel saya telah menyebut seorang yang bernama samaran He-Men. Siapa dia? Dia adalah salah seorang keturunan pewaris sebuah pondok pesantren Siwalan Panji di kawasan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Bila orang paham silsilah atau nasab, ini adalah pondok pesantren yang sepuh dari sisi ilmu. Di pondok pesantren ini pula, KH Hasyim Asyari, pendiri NU pernah berguru dan memperisteri salah satu anak kyai di sana. Itu sebabnya, bila Gus Dur ke Sidoarjo maka dia menyempatkan untuk mengunjungi Ponpes ini dan menyapa kerabatnya yang tinggal segelintir hidup di sana dengan sebutan: “Kangmas” sebutan untuk menghormati saudara Gus Dur yang lebih tua.
Yang terkenal ustad pengasuh ponpes yang saat ini masih hidup adalah Gus Hasyim Mudjib dan seseorang yang namanya saya sebut tadi, He-Men. Beda dengan Gus Mujib, bila dia berada di jalur formal dan juga memasuki kancah politik dengan pernah menjadi anggota DPRD, namun He Men ini mengikuti jalur nyeleneh. Sejak kecil dia ditempa tidak dilingkungan Pondok. Dia malas belajar kitab-kitab kuning sebagaimana para santri-santri lain. Dia malah menjadi mahasiswa umum di sebuah perguruan tinnggi namun entah karena apa, bangku kuliah ini juga tidak dituntaskannya.
Kesukaan He-Men adalah mengkritik, memprotes, demonstrasi di jalanan mengkritik pemerintah. Menentang ketidakadilan, kekotoran dan kebusukan politikus-politikus dan penguasa yang dianggapnya lalim dan dzalim. Pakaiannya pasti unik, nyeleneh dan gayanya eksentrik. Coba bayangkan, saat yang lain berpakaian jeans dan berkaos oblong sebagaimana kesukaan anak muda; tiba-tiba dia datang mengenakan baju resmi berwarna merah, bercelana pantalon, bersepatu hitam mengkilap, berdasi kupu-kupu warna kuning, rambut dicat seperti anak muda kota, bahkan alisnya dihitamkan…. Menyaksikan keanehan penampilan si He-Men yang usianya sekitar tujuh tahun di bawah saya, biasanya saya dan beberapa teman hanya mbatin: Kok bisa ya…. tapi juga enggan untuk melontarkan secara langsung khawatir yang bersangkutan tersinggung.
Tiba-tiba He Men yang selama ini menemani kami menghilang….. kami pun melupakannya. Kejadian ini terjadi awal tahun 2001 yang lalu. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh tahun eh… si nyeleneh He Men datang lagi dengan penampilan yang sudah berubah. Serba hitam. Pakaian muslim hitam, kopyah hitam, celana panjang hitam. Bicaranya pun sudah berubah total. Saya yakin, Nur… cahaya Allah sudah menerangi dia. Setiap butir kata yang meluncur dari mulutnya mencerminkan hikmah dan kebenaran ayat-ayat ilahi yang diperolehnya dari nglakoni menjadi gelandangan, sang fakir yang hanya berserah diri kepada Allah SWT.
Kisahnya selama melakoni jadi sang fakir alias gelandangan ini sangat panjang. Sering kami bertemu hanya untuk bersilaturahim antar sesama muslim. Kadang dia beranjangsana ke rumah pada tengah malam hingga subuh untuk berbagi cerita. Dan kebetulan saya menyukai kisah-kisahnya yang luar biasa. Rasa-rasanya setiap jengkal pengalaman yang dikisahkannya kepada saya menjadi sangat berarti dan semuanya terang benderang oleh cahaya Tuhan. Sayang saya sepertinya tidak mampu menuliskannya lagi karena keterbatasan energi memori saya yang sangat kecil ini.
Secara garis besar, perjalanan si gelandangan He Men dimulai dari Sidoarjo, Jawa Timur…. menuju Kudus, lantas ke selatan singgah di Solo dan kemudian jalan kaki dilanjut ke barat Klaten bertemu Mbah Lim Imam Puro pengasuh Ponpes terkenal di sana, dan menuju ke Jogja terus ke barat… hingga ke ibukota negara Jakarta. Di sana dia menetap untuk beberapa tahun. Selanjutnya perjalanan dimulai lagi di Sumatra. Mulai Lampung hingga Aceh.. kembali lagi melewati jalan yang sama… balik ke Jakarta, kemudian ngubek-ubek kota-kota di Kalimantan…. Dengan berjalan kaki dan tanpa uang sepersenpun. Hanya memiliki harta berupa pakaian yang menempel di badan dan sepatu. Singgah di masjid, surau dan langgar… kadang menjadi imam sholat, kadang menjadi makmum, kadang tiba-tiba ikut jadi tukang bersih-bersih masjid. Tidak ada jadwal waktu dan hari kapan dia akan bergerak lagi memulai perjalanan ….
Kata He Men: “Rezeki Allah luar biasa banyak. Kita kadang lupa untuk bersyukur ya.. Udara gratis, tubuh gratis, nyawa gratis… eh nasi gratis. Dalam perjalanan, saya tidak boleh meminta makanan dan minuman dari siapapun juga. Kecuali kalau saya dikasih, maka akan saya terima…” “Setiap butir nasi bungkus pemberian Gusti Allah melalui tangan orang lain saya rasakan sangat berarti. Bahkan bila sudah saking laparnya, saya diperintahkan Gusti Allah untuk mengambil makanan sisa orang di sampah… saya nikmati…. dan luar biasa… saya hidup pasrah karena Dia Maha Pemberi Rezeki…” ungkap He Men.
Tidak terhitung mengalaman mistik supranatural yang dijumpai si He Men ini. Barangkali jin dan hantu-hantu sudah pada malas menggoda si manusia fakir pilih tanding ini. Olah rasa dan olah batinnya ditempa sekian lama oleh penderitaan dan kepasrahan kepada Tuhan satu-satunya pencipta Semesta Alam. Setiap titik yang disinggahi, apakah itu di surau, masjid, langgar, gang kumuh di kota, lokalisasi, atau di dekat istana negara…selalu saja dia menjadi bahan tertawaan bahkan menuduhnya kurang waras. Itu konon, pikiran dan alur logikanya memang sudah dianggap ketinggalan jaman padahal menyuarakan kebenaran.
Misalnya: saat bertemu dengan seorang serdadu/tentara yang bergerombol menjaga istana negara suatu malam. He Men: Pak apa yang Anda jaga… presiden atau istara presiden?” Serdadu: Presiden!!! He Men: Presiden kan tidak tidur di sana? Serdadu: Kok tahu… sok tahu kamu!!! He Men: Ya tahu aja, nggak mungkin dia tidur di istana lha wong ini cuma gedung simbol negara… Serdadu: diam, mungkin mikir ini anak gelandangan agak gila tapi benar juga omongannya. He Men: Daripada jaga gedung dan mikir masalah duniaaaa terus… mending dzikir pak… Ingat Tuhan, Ingat yang menciptakan Anda, pasti ada manfaatnya. Dia akan ingat juga sama sampean… dan sampean bisa meminta apapun karena dia Maha Pemberi….. Serdadu: Terima kasih. Tapi tolong Anda pergi dari sini… He Men: Ya sudah… assalamualaikum….
Saat di Jakarta itulah, kata He Men, dia sehari-hari tidur di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hingga suatu ketika ada seseorang yang mengenalinya sebagai cucu seorang ulama sepuh di Jawa Timur dan dianggap anak angkat seorang anggota DPR/MPR. Si gelandangan He Men juga memiliki bejibun kisah mistis. Banyak kisah mistik supranatural yang kadang enggan diceriterakan He Men ke orang lain dengan alasan kalau nanti justeru dianggap sombong dan takabur. Namun karena berbagai hal juga, dia bisa menceriterakan dengan gamblang sebagaimana dituturkan kepada saya (wongalus) bagaimana dia dia mempersunting seorang gadis desa.
“Saat itu perjalanan saya melewati sebuah desa malam hari sunyi. Sudah di atas jam duabelas malam. Tidak ada satupun orang terlihat melintas. Tiba-tiba ada ikan menggelepar di depan saya…. Karena lapar sudah sehari nggak ada yang ngasih makan, saya ambil ikan itu siapa tahu bisa saya makan… Saat akan saya ambil, eh tiba-tiba dia bisa ngomong… Saya bukan jatahmu, saya hanya memberitahu suatu saat kalau kamu lewat di jalan ini lagi, maka itulah saatnya kamu menikah disini… Ikan kemudian tidak jadi saya ambil. Dua tahun kemudian, saat suatu malam saya melewati jalan itu lagi… eh, ikan itu muncul lagi di tempat yang sama dan saya ditagih untuk menikah. Akhirnya, saya duduk di pinggir jalan untuk bertanya ke sana kemari apa ada seorang perempuan yang ingin menikah… Ternyata ada seorang perempuan guru ngaji yang belum menikah dan membutuhkan suami. Berdasarkan informasi dari orang tersebut, Saya datangi rumahnya dan saya tembung orang tuanya… anaknya pun suka dengan saya… ya akhirnya saya menikah…” kisah He Men.
Kisah mistik lain adalah perjumpaannya dengan seorang tokoh kyai Mbah Lim Imam Puro. Mbah Lim adalah kyai yang misterius dan tidak setiap saat mau ditemui para tamu. Konon, Mbah Lim yang dikenal sebagai seorang kyai “khos” ini kadang entah kenapa melempar para tamu dengan benda apa saja untuk menunjukkan keengganannya ditemui para tamu yang datang ke rumahnya. Bahkan tidak jarang dia mengambil sapu dan dipukuli para tamu itu… Iki kakean (kebanyakan) dosa… hayo tobat!!! Namun uniknya, dengan mudah dia mendatangi He Men yang nunggu di depan rumah pada suatu malam… dia tidak ngamuk apapun dan meminta agar He Men secepatnya pulang ke rumah. “Perintah Mbah Lim itu kemudian saya laksanakan.. saya nggandol pulang naik kereta api…., tiba di pondok (Ponpes Siwalan Panji), ternyata ibu saya sakit dan setelah bertemu saya, dia dipanggil Allah. Ibu berwasiat agar saya meneruskan menjadi ustad mengasuh pondok,” ujar He-Men.
Inilah sedikit kisah yang bisa saya sampaikan kepada para Pembaca budiman yang sempat mampir di blog ini. Masih banyak kisah mistik yang dialami He Men. Namun karena keterbatasan saya, tidak sempat saya tuliskan. Alhamdulillah dan insyaallah He Men diberi rahmat Gusti Allah untuk jujur dan mampu membedakan dari mana kata yang mengandung kebenaran dan mana kata yang menyesatkan. Apakah itu sumbernya dari membaca buku, dari sekolah, dari katanya teman, atau langsung dari Nur Allah…. Dan kata-kata He Men, saya yakin benar-benar dari Nur Allah…. Alhamdulillah, Tuhan sudah memberikan pengajaran yang begitu kaya kepada saudara kita yang satu ini.
Sayangnya, saya kembali merasa kehilangan jejak kemana si He-Men sekarang berada. Dia jarang terdengar di peredaran dan ternyata informasi dari beberapa teman dekatnya mengatakan bahwa sekarang dia mengembara lagi ke Kalimantan, Sulawesi dan entah kemana lagi.
Untuk saudaraku He Men… selamat jalan, kepasrahanmu kepada-Nya menjadi inspirasi kami semua. Bila Tuhan satu-satunya yang jadi perisai pelindungmu, siapa lagi yang dikhawatirkan dan ditakutkan??? Terima kasih dan selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,… dan bila ada kata yang dirasa kurang pas dan kurang berkenan, ini semata-mata karena kebodohan saya pribadi untuk “meringkas” dan memaknai kasunyatan ini dengan pemilihan kata-kata yang pas.

Teks Terjemahan Dari Sholawatul Qur'an


TEKS TERJEMAHAN SHOLAWATUL QUR’AN

 Memenuhi permintaan sedulur agar Sholawatul Qur’an mudah diamalkan maka KI DEDI PRAYITNO berkenan menterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Silahkan disimak. Semoga bermanfaat.
DEDI PRAYITNO
atung575@yahoo.com
Penjelasan ini sebenarnya sudah ada pada mukadimah/pendahuluan sholawat yang ditulis /saya lampirkan pada fail JPG sholawat. Ini saya coba terjemahkan kedalam latin agar apabila saudara-saudara yang belum bisa membaca arab jawa akan lebih mengerti sehingga akan menambah keyakinan dalam mengamalkan sholawat pada kehidupan sehari-hari sholawatul Qur’an/ Basyairul Khoirat yang insya allah besar sekali manfaatnya fidun-ya wal akhirat bagi kita yang mengamalkannya. Menyimpan sholawat Basyairul Khoirat saja insya Allah sudah merupakan kebajikan dan akan mendapatkan cahayaNYA apalagi membaca Sholawat secara dawam Insya allah sudah mendapat banyak faedah serta safaat dari Rosululloh di yaumil akhir, apalagi sholawat basyairul khoirat yang insya allah sudah barang tentu berlipat-lipat kebaikannya bagi kita . Manfaat Sholawatul Qur’an yang langsung diijazahkan Rosululloh kepada Syekh Abdul Qodir Al-Jailani insya allah untuk kesejahteraan, ketenangan jiwa, pendorong terkabulnya hajat (baik/buruk), perlindungan dari segenap kejahatan,fitnah,bahaya dll. Kepada para pengasuh KWA serta keluarga besar KWA saya bermaksud share dan dengan iklas bagi keluarga besar KWA saya mohon nasihat kalau ada kekurangan, kaum muslimin wal muslimat yang ingin mengamalkan Sholawat ini saya dengan mengucap
Bismillahhirohmanirrohiim saya ijazahkan sholawatul Qur’an (Basyairul Khoirat) untuk diamalkan.. semoga menjadi ladang amal serta kebaikan bagi kita semua serta tecapai apapun hajatnya..Amien Ya Robbal Alamin…
INILAH TERJEMAHAN PENJELASANNYA KIRA KIRA SEPERTI INI….
Teman-teman : Wus kariwayatke saking Syeh Abdul Qodir Zailani, panjenengane ngendika marang sawenehe mitrane : mara siro pada munduto sholawat iki sangkan panjenengan ingsun awit ingsun wis mekoleh/oleh sholawat mau sangka ilham peparingane pangeran kang banjur ingsun pametokake marang kanjeng nabi Muhammad SAW. Panjenengane nabi banjur paring kabar marang ingsun mungguh fadilah sholawat mau. Ngendikane saktemene sholawat iki ngandung fadilah kang agung tanpa wates. Anjunjung derajat wong kang miliki marang kaluhuran dadi lan kasil maksude . lan sarana sholawat iki sapa wae ora bakal wurung gegayuhane lan bakal kecekel cita-citane. Apadene bakal di ijabahi dungane. Dene sapa wae kang maca sholawat iki senajan mung sepisan utawa anggawa sholawat iki Alloh bakal paringi pangapuro dosane. Serta lumeber marang ahli majlise besok yen uwong iku tumeko ing pati bakal ditekani malaikat Rahmat 4 (papat) cacahe. Kang siji perlu ngusir setan. Kang siji maneh perlu nuntun kalimah sahadat.kang siji maneh perlu maringi unjukan banyu seko telogo kautsar dene kang siji maneh ngasto wadah kang isi kebak buah-buahan soko suargo kang paring kabar suko ngabarake bakal papan kalenggahane wong mau besuk ono ing suargo. Celatune malaikat mau mengkono suko gembira hai kawulane allah. Wong mau banjur nyawang katon suwarga cecawisane. Sawangan mau kedadeyan sawetoro sadurunge nyawane oncat. Mulo wong mau bakal mlebu kubur sarono tentrem lan gembiro tanpa nandang gelisah lan duko. Ing kubur wong mau kebukake lawang rahmat 40 (petang puluh) cacahe. Mawa cahyo (nur) kang 40 ugo cacahe. Besuk yen wis tumeko dino kiamat wong mau bakal ditangeke srono didampingi malaikat soko tengen lan kiwo kang nentremake ati. Sarana ngagemi busono marang wong mau apadene nyawisake tumpakan onta marang wong mau. Mulo wong mau bakal wungu sangka kubur tanpa susah tanpa prihatin lan sateruse. Bakal enteng hisab besuk naliko wong mau ngewot sirotol mustaqim kang ono ing saduwure neroko. Neroko bakal ngucap mangkene : monggo kulo aturi lajeng : kulo haramake anggepok/demok senggol panjenengan. Wong mau banjur terus tindak mlebu suargo. Wong mau bakal diparingi gedung kubah kang digawe sangka perak putih patang puluh cacahe saben gedung mawa panggung sangka emas. Saben panggung ono tendane satus iji kang kabehe kedadehan sangka nur. Lan saben tendo ana tempat tidur kang digawe sangka sutera saben tempat tidure ana widadarine siji kang kedadehane sangka wewangen katon kadi dene purnama sidi. Banjur uwong mau kaparingan bareng kang durung nate kadulu mripat durung tau keprungu kuping. Malah durung ana ati kang kumrentek pada lan indahing yang paparingan mau kasebut ing kabar Rosululloh SAW ngendiko naliko wengine isro nyadong/nyuwun timbalan alloh taala. Alloh ta’ala maha agung dawuh : bumi iku duweke sopo hai Muhammad ? Kagungane penjenengan dalem gusti. Langit iku duweke sopo hai Muhammad ? Nggih kagungan panjenengan dalem gusti. Tabir iki duweke sapa hai Muhammad ? Ugi kagungane panjenengan dalem gusti. Alam kursi duweke sopo ? puniko inggih kagungan panjenengan dalem gusti. Banjur siro iku duweke sopo hai Muhammad ? Nabi ora kuwoso ngaturi jawaban malah rumongso lingsem/isin lan banjur sujud nyembah marang allah ta’ala. Mulo Alloh ta’ala piyambak kang sak teruse paring jawaban mengkono. Dadi siro iku duweke uwong-uwong kang pada maca sholawat mulyo lan agung. Syeh Abdul Qodir Zailani sakteruse ngendiko mengkono sak temene sholawat iki kang pantes lan hadis kasebut lan sholawat iki bakal mbuka 70 lawang Rahmat serta bakal nglahirake dalan suargo kanga ajib. Apa dene yo luwih becik merdeko ake 1000 budak . kurban 1000 unto. Sodakoh 1000 dinar lan siam 1000 sasi. Sholawat iki ugo ngandung rahasia kang bisa dadi lan nggampangake rizki bisa baikke ahlak bisa ngunggahake derajat , bisa nekaake maksude lan dingapuro dosane den tutupi cacate lan bisa ngluhuraken wong-wong asor. Syaidina Makenudin ngendiko sholawat iki aja diparingake kejobo marang wong sholeh awit sampurno lan mandi tumrap kanggo anggayuh hajat saben-saben sholawat sangko sholawat iki bakal dadi wasilah arsane Rosululloh SAW. Saben ayat biso dadi safaat ana arsane Allah ta’ala. Iyo Sholawat iki milike wong kang podo nglakoni sholat lan wacana tumrap wong kang pada eling pitutur mareng wong tuhu serta dadi wasilah lan dadi sholawatil Qur’an.
Bahasa Indonesianya kurang lebih demikian (maaf kalau ada yang kurang pas) :
Teman-teman (saudara-saudaraku) : Sudah di ceritakan oleh Syekh Abdul Qodir Zailani, beliau berkata kepada para kerabatnya : bergegaslah anda untuk mendapatkan Sholawat ini untuk anda yang saya dapatkan dari ilham pemberian Allah yang disampaikan oleh kanjeng nabi Muhammad SAW. Beliau nabi kemudian berkata dan memberi kabar/penjelasan kepadaku tentang fadilah/keutamaan sholawat tadi. Katanya (nabiyulloh) sebenarnya sholawat ini mengandung fadilah yang agung tanpa batas. Menjunjung derajat orang yang memiliki pada keluhuran dan berhasil tujuannya dan sholawat ini akan menjadi sarana bagi siapa saja tidak akan gagal harapannya serta akan tercapai cita-citanya. Apapun akan diijabahi doanya. Sedangkan bagi siapa saja yang membaca sholawat ini (basyairul khoirot) walaupun hanya sekali atau membawa sholawat ini Alloh akan memberikan ampunan terhadap dosanya. Serta akan menyebar pada majlis/lingkungan/keluarga. Besok kalau sampai ajalnya akan ditemui oleh malaikat rahmah empat jumlahnya. Yang pertama bertugas mengusir setan. Satunya lagi akn bertugas menuntun kalimah sahadat. Yang satunya lagi bertugas memberikan minuman berupa air ngdari telaga kautsar/surga serta yang satunya lagi/ keempat bertugas membawa wadah berisi penuh buah-buahan serta memberikan kabar gembira tentang tempat orang tadi besok disurga. Malaikat tadi berkata bergembiralah wahai hamba Allah. Orang tadi kemudian akan melihat surga pemberianNya. Pemandangan tadi merupakan kejadian sebelum nyawanya pergi dari raganya. Oleh karena itu orang tadi akan masuk alam barzah/kubur dengan tentram dan bergembira tanpa merasa gelisah dan sedih. Didalam kubur/barzah orang tadi akan dibukakan pintu rahmat 40 (empat puluh) banyaknya. Sembari bercahaya yang berjumlah 40 banyaknya. Besok kalau dating hari kiamat orang tadi akan dibangunkan dan didampingi oleh malaikat dikiri dan kanannya yang menyenangkan/menentramkan hati. Serta memberikan pakaian kepada orang tadi serta memberikan tunggangan berupa onta. Sehingga orang tadi akan bangun dari kubur tanpa susah payah tanpa sedih dan seterusnya. Akan diringankan hisab/perhitungan besok kalau menyebrang sirotol mustaqim yang berada diatas neraka. Neraka akan berkata demikian : saya persilakan terus menyebrang : saya haramkan bersentuhan dengan anda. Orang tadi kemudian akan terus masuk surga. Orang tadi akan diberikan gedung berkubah yang terbuat dari perak putih berjumlah empat puluh dan setiap gedung bertatahkan emas. Setiap gedung ada tendanya seratus yang semuanya berkilauan ( dari cahaya) dan setiap tenda ada tempat tidur yang terbuat dari sutera dan ada bidadarinya satu serta memakai wewangian dan bercahaya seperti bulan purnama. Kemudian orang tadi bersamakannya serta mendapatkan apa-apa yang belum pernah dilihatnya dan didengarnya. Bahkan belum pernah ada dalam benak dan keindahan tadi seperti telah diceritakan oleh Rosululloh SAW ketika isro mi’raj memenuhi perintah/panggilan Allah Ta’ala. Allah Ta’ala bertanya : bumi ini milik siapa hai Muhammad? Milikmu Ya Allah. Langit ini milik siapa hai Muhammad ? itupun milkMu Ya Tuhanku. Alam kursi miliknya siapa? Itupun milikMu Ya Tuhanku. Lalu kamu itu miliknya siapa hai Muhammad? Nabi tidak kuasa memberikan jawaban bahkan merasa malu dan kemudian sujud menyembah Allah Ta’ala . Sehingga Allah Ta’ala kemudian yang memberikan jawaban begini. Jadi kamu mempunyai orang-orang yang membaca sholawat yang mulia dan agung. Syekh Abdul Qodir Zailani seterusnya berkata begini , sebenarnya sholawat ini yang pantas dengan hadis tersebut dan sholawat ini akan membuka 70 pintu rahmat serta akan membuat jalan kesurga yang sangat sempurna. Dan lagi akan lebih baik dari memerdekakan 1000 budak, kurban 1000 onta, dan memudahkan rejeki dapat memperbaiki akhlak serta menaikan derajat, bisa mendatangkan/tercapai tujuannya, diampuni dosanya, ditutupi cacatnya dan bisa meninggikan orang-orang dhuafa/lemah.
Syaidina Makenudin berkata : sholawat ini jangan diberikan kecuali kepada orang sholeh karena sempurnanya dan mustajab bagi mencapai tujuan/hajat , setiap sholawat dari sholawat ini akan menjadi wasilah kepada Rosululloh SAW. Setiap sholawat dapat menjadi safaat kepada Allah Ta’ala.
Inilah sholawatnya milik orang yang selalu melakukan/baca sholawat dan bacalah bagi orang yang selalu ingat pada nasihat/perkataan orang yang sungguh-sungguh berwasilah serta Bersholawat Qur’an. Sholawat ini sesuai yang saya dapat dari guru saya ada 31 sholawat yang merupakan satu kesatuan.
Tata Cara Pengamalannya..:
  1. Sholat Hajat / sudah sholat fardu (magrib/subuh)…
  2. Baca Ta’awudz (Audubillahiminassyaitonirojim Bismillahirrohmannirrohiim) ..1x
  3. Tawasul kepada :
    1. Rosullulloh beserta keluarganya .. alfatihah 1x
    2. Kulafaur rosyidin (Abubakar,Umar,Usman.Ali) ..alfatihah 1x
    3. Semua Malaikat (samawati wal ardh) ..alfatihah. 1x
    4. Syekh Abdul Kodir Al-Jailani … alfatihah.. 1x
    5. Semua muslimin,muslimat .. alfatihah..1x
    6. Orang tua kita ..alfatihah 1x
    7. Diri kita/ hususon ila ruhi waljasadi wabatinihi (nama saya) ..alfatihah 1x
    8. Hususon ila hajati….(sebutkan hajatnya) .. atau contoh Ya Allah dengan semua kebaikan dan semua keutamaan Sholawatil Qur’an atas ijin dan ridhoMu agar terkabul hajat saya yaitu…..)…. alfatihah .1x
    9. Man ajazani…alfatihah ..1x
    10. Baca basyairul khoirat … 1x, 3x dsb…yang penting bisa ajeg
    11. Bisa dilanjutkan baca amalan Anda yang lain untuk mendorong terkabulnya hajat (hajat baik/buruk)… sebaiknya hajat yang baik. Oleh karena kemanjuran doanya maka sangat disayangkan jika jatuh kepada orang yang bukan ahlinya (orang jahat) tapi saya percaya keluarga KWA Insya Allah sholeh/sholeha..
  4. Tidak diwajibkan untuk puasa, namun akan lebih baik jika dibaca secara dawam disertai rajin puasa sunah untuk mendekatkan diri kepadaNya misal puasa senin kamis, puasa apit neton atau sunat mutlak dengan niat mendekatkan diri kepadaNya.
  5. Sholawatul Qur’an bisa dibaca keseluruhan ( baca teks / print out ) atau memilih salah satu Sholawat untuk mendawamkan . monggo yang penting iklas dan dawam..
SEMOGA MENJADI KEBAJIKAN DAN LADANG AMAL BAGI KITA SEMUA… AMIEN YA ROBBAL ALAMIN…
MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN DAN KURANG SEMPURNANYA DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI INI .BUKAN BERMAKSUD MENYESATKAN, NAMUN SEMATA KARENA KETERBATASAN SAYA.. TERUS TERANG SAJA SAYA TIDAK BISA BAHASA ARAB MUNGKIN PARA PENGASUH KWA ATAU PARA SEDULUR BISA MEMBANTU MENGARTIKAN SHOLAWATUL QUR’AN INI TERIMA KASIH SEBELUMNYA…..
BY : DEDI PRAYITNO
TEKS LATIN BASYAIRUL KHOIROOT
(SHOLAWATUL QUR’AN)
  1. ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SAYIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRIL MU’MINIINA BIMA QOOLALLOHUL ADHIM WABASYSYIRIL MU’MININA WAANNALLOHA LAYUDHII’U AJROL MU’MINIINA.
  2. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LIDDAAKIRIINA BIMA QOOLALLOHUL ‘ADHIIM FADKURUUNII ADKURKUM UDKURULLOHA DIKRON KATSIIROWASSABIKHUHU BUKROTAWWA ASHIILA HUWALLADII YUSHOLLII ‘ALAIKUM WAMALAIKATUHU LIYUKHRIJAKUM MINADHULUMAATI ILLA NUURI WAKAANA BIL MU’MININA COKHIIMAAN TAHIYYATUHUM YAUMA YALQAUNAHU SALAMUN WA A ‘ADDA LAHUM AJRONKARIIMAAN.
  3. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LIL ‘AMILIINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIM ANNII LA UDHII’U ‘AMALA ‘AMILI MINKUM MIN DZAKARIN AUW UNGSAAWAMAN ‘AMILA SHOLIKHAN MIN DZAKARIN AUW UNGSA WAHUWA MU’MINUN FAULAIKA YAD KHULUNAL JANNATA YUR ZAQUUNA FIIHAA BIGHIORI KHISYAAB.
  1. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LIL AWWABIINA BIMAA QOOLALLOHUL A’DHIIMU FAINNAHU KAANA LIL AWWABIINA GHOFUROLLAHUM MAA YASYAAUNA ‘INDA ROBBIHIM DZALIKA ZAJAAUL MUHSYINIINA.
  2. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LITTAWWABIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADZIIMU INNALOHA YUHIBBUTTAWWABIINA WAYUHIBBUL MUTATHOHIRIINA WAHUWALLADZII YAQBALUTAWWABATA ‘AN ‘IBAADIHI WAYA’FUU ‘ANISYSYAIAATI.
  3. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LILMUHLISHIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADZIIMU FAMAN KAANA YARJUU LIQOO’A ROBBIHII FALYA’MAL ‘AMALAN SHOLIHAAN WALAA YUSYSYRIK BI’IBAADATI ROBBIHII AHADAN MUHLISHIINA LAHUDDIINA.
  4. ALLOHUMMA SHOLLI WASALIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADILBASYIRIL MUBASYSYIRI LILMUSHOLLIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADZIIMU WA AQIMISHSHOLATA INNASHSHOLATA TANHAA ‘ANILFAHSYAAI WALMUNKARI AQIMISHSHOLAATA WA’ MUR BIL MA’RUUFI WANHA ‘ANILMUNKARI WASHBIR ‘ALAA MAA ASHOOBAKA INNA DZAA LIKA MIN ‘AZMIL UMUURI.
  5. ALLOHUMMA SHOLLI WASALLIM ‘ALA SYAIDINA MUHAMMADIL BASYIIRIL MUBASYSYIRII LILKHAASYI’IINA BIMAA QOOLALLOHUL’ADHIIMU WASTA’IINUU BISHSHOBRI WASHSHOLAATI WAINNAHAA LAKABIIROTUN ILLA ‘ALALKHAASYI’IINA ALLADZIINA YADHUNNUUNA ANNAHUM MULAAQUU ROBBIHIM WAANNAHUM ILAIHI ROOJI’UNALLADZIINA YADZKURUUNALLOHA WIYAAMAWWAQU’UUDAAW WA’ALA JUNUUBIHIM WAYATAFAKKARUUNA FIIKHOLQISSAMAAWAATI WALARDHI ROBBANAA MAA KHOLAQTA HADZAABAATHILANN SUBKHAANAKA FAQINAA ‘ADZAABANNAARI.
  6. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LISHSHOBIRIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADHIIMU INNAMA YUWAFFASHSHOBIRUUNA AJROHUM BIGHOIRI KHISAABBIN ULAAIKALLADZIINA HADAA HUMULLOHU WAULAIKA HUM ULUL ALBAABI.
  7. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILKHAA IFIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADHIIMU WALIMAN KHAAFA MAQOOMA ROBBIHI JANNATAANI WA AMMAA MANKHAAFA MAQOOMA ROBBIHI WANAHANNAFSA ‘ANILHAWAA FA’INNALJANNATA HIYAL MA’WAA
  8. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMUTTAQIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADHIIMU WAROKHMATII WASI’AT KULLA SYAI’IN FASYA AKTUBUHAA LILLADZIINA YATTAQUUNA WAYU’TUUNAZZAKATA WALLADZIINA HUM BI AYAATINAA YU’MINUUNA ALLADZIINA YATTABI’UUNARROSUULANNABIYYAL UMMIYYAA LAHUM JAZAAUDHDHI’FI BIMAA ‘AMILUU WAHUM FIL GUROFAATI AMINUUNA.
  9. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMUHBITIINA BIMAA QOOLALLOHUL ‘ADHIIMU WABASYSYIRIL MUKHBITIINALLADZIINA IDZAA DZU KIROLLOHU WAJILAT QULUU BUHUM WALLADZIINA YU’TUUNA MAA ATAU WAQULUBUHUM WAJILATUNN ANNAHUM ILAA ROBBIHIM ROOJI’UUNA.
  10. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LISHSHOBIRIINA BIMA QOOLALLOHUL ‘ADHIMU WABASSIRISHOOBIRIINALLADZINA IDZAA ASHSHOOBATHUM MUSHIBATUN QOOLUU INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI’UUNA ULAAIKA ‘ALAIHIM SHOLAWAATUMMIRROBBIHIM WAROHMATA WA ULAAIKA HUMULMUHTADUUNA INNII JAZAITUHUMUL YAUMA BIMAA SHOBARUU ANNAHUM HUMUL FAA IZUUNA.
  11. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILKADHIMIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WALKADHIIMINAL GOIDHO WAL ‘AFIINA ‘ANINNAASYI WALLOHU YUKHIBBUL MUHSINIINA FAMAN ‘AFA WA ASHLAKHA FA AJRUHU ‘ALALLOHI INNAHU YUKHIBBUDHOLIMIINA.
  12. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUKHSINIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WA AKHSINUU INNALLOHA YUKHIBBUL MUKHSINIINA MANJAA A BILKHASANATI FALLOHU ‘ASRU AMSYALIHAA WAHUM LA YUDHLAMUUNA.
  13. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUTASHODDIQIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WA ANTASHODAQUU KHOIROLLAKUM INKUNTUM TA’LAMUUNA INNALLOHA YAJ ZIL MUTASHODIQIINA
  14. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUTTAQIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WAMIMMAA ROZAQNAAHUM YUNFIQUUNA WA MAA ANFAQTUM MINSYAIIN FAHUWA YUKHLIFUHU.
  15. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LISYSYAKIRIINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WASYKURUUNI’MATALLOHU INKUNTUM IYYAHU TA’BUDUUNA LA’INSYAKARTUM LA AZIIDANNAKUM WALA IN KAFARTUM INNA ‘ADZABII LASYADIIDUN
  16. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LISSAAILIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU FAINNII QORIIBUN UJIIBU DA’WATADDAA’I IDZAA DA’ANI UD’UUNII ASTAJIBLAKUM.
  17. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LISHOLIKHIINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU ANNAL ARDHO YARITSUHAA ‘IBAADIYASHSHOLIKHUUNA ULAIKA HUMUL WARITSUUNALLADZIINA YARITSUUNAL FIRDAUSA HUM FIIHAA KHOOLIDUUNA
  18. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUKHSINIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU INNALLOHA WAMALAA IKATAHU YUSHOLLUNA ‘ALANNABIIYI YA AYYUHALLADZIINA AMANUU SHOLLUU ‘ALAIHI WASALLIMUN FASLIIMAAYYU’TIKUM KIFLAINI MIRROKHMATIHI WAYAJ’AL LAKUM NUUROON TAMSYUUNA BIHI WA YAGFIRLAKUM WALLOHU GOFUURURROHIIMUN.
  19. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMUBASYSYIRIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WABASYSYIRILLADZIINA AMANUU WA ‘AMILUSHSHOLIKHATI LA TABDIILA LIKALIMATILLAHI DZALIKA HUWAL FAIDZUL ‘ADHIIMU
  20. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILFAA IZIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU WAMAYYUTHI’ILLOHA WA ROSUULAHU FAQAD FAZA FAUZAN ‘ADHIIMAAN.
  21. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIZZAHIDIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU ALMAALU WALBANUUNA ZIINATULKHAYAATIDDUNYA WALBAQIIYAATUSHSHOLIKHATU KHOIRUN ‘INDA ROBBIKA TSAWAABAWWA KHOIRUN AMALA.
  22. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL UMIYYIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU KUNTUM KHOIRO UMMATIN UKHRIJAT LINNAASI TA’MURUUNA BILMA’RUUFI WATANHAUNA ‘ANILMUNKARI.
  23. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUSHTHOFAINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU TSUMA AUROTSNAALKITAABALLADZIINASHTHOFAINAA MIN ‘IBAADINAA FAMINHUM DHOLIMUN LINAFSIHI WAMINHUM MUQTASHIDAW WAMINHUM SA A BIKUM BIL KHOIROOTI BI IDNILLAHI DZALIKA HUWAL FADHLULKABIIRU.
  24. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LIL MUDZNIBIINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU QULYAA ‘IBAADI YALLADZIINA ASROFU ‘ALA ANFUSIHIM LATAQNATHUU MIRROKHMATILLAHI INNALOHA YAGFIRUDZDZUNUBA JAMII’AN INNAHU HUWAL GOFUURURROKHIIMU.
  25. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMUSTAGFIRIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADZIIMU WAMAYYA’MAL SU’U AWYADHLIM NAFSAHU TSUMMA YASTAGFIRILLOHA YAJIDILLOHA GOFFUURORRIHIIMAN.
  26. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMUQORROBINA BIMA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU INNALLADZIINA SABAQOTLAHUM MINALKHUSNAA UULAIKA ‘ANHA MUB ‘ADUUNA LAA YASMA’UUNA KHASIISAHA WAHUM FIMASYTAHAT ANFUSUHUM KHOLIDUUNA LA YAKHZUNUHUMUL FAZA’UL AKBARU WATATALAQQOO HUMUL MALAAIKATAHU HADZAA YAUMUKUMULLADZII KUNTUM TUU ‘ADUUNA.
  27. ALLOHUMMA SHOLLI WASSALIM ‘ALA SAYYIDILL BASYIRILMUBASYSYIRI LILMU’MINIINA BIMAA QOLALLOHUL ‘ADHIIMU INNALMUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MININA WAL MU’MINAATI WAL QOONITIINA WAL QOONITAATI WASHSHODIQIINA WASHSHODIQOOTI WASHSHOBIRIINA WASHSHOBIROOTI WALKHASYI’INA WAL KHAASYI’ATI WAL MUTASHODDIQIINA WAL MUTASHODDIQOTI WASHSHOIMIINA WASHSHOIMATI WALKHAFIDHINA FURUJAHUM WAL KHAFIDHAATI WADZDZAKIRIINALLOHA KATSIIROWWADZDZAKIROOTI A ‘ADALOHU LAHUM MAGFIROTAWWA AJRON ‘AHIIMAN WA ANNA SA’YUHU SAUFA YUROO TSUMMA YUJZAAHUL JAZAA AL AUFAA.
  28. ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALAIHI SALATAN TUSYSYROKHU BIHASHSHUUDUURU WATAHUUNU BIHAL UMUURU WATANKASYIFU BIHASSUTUURU WASALIMMU TASLIIMAA KATSIIROO DAA IMAAN ILAA YAUMIDDINI DA’WAAHUM FIHA SUBKHANAKALLAHUMMA WATAHIYYATUHUM FIIHAA SALAAMUN WA AAKHIRU DA’WAAHUM ANIL KHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIINA.
TAMAT

Rapalan Sholawat Wahidiyah

SHOLAWAT WAHIDIYAH


SHOLAWAT WAHIDIYAH BERFAEDAH MENJERNIHKAN HATI DAN MA’RIFAT BILLAH WA RASUULIHI SHOLALLAAHU’ALAIHIWASSALAM……

Ilaa hadroti Sayyidinaa Muhammad SAW, Alfatihah : 7 X

ILAA HADROTI GHOUTS HADZAZ ZAMAN, WA ‘A-WAANIHI WA SAAIRI AULIYAA’ ILLAHI RODLIYOLLOHU TA’AALA ANHUM. ALFATIHAH : 7 X

ALLOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD, FII KULLI LAMHATIW WANAFASIM BI’ADADI MA’LUUMAATILLAHI WA FUYUUDLHOOTIHI WA AMDAADIH. 100X.

ALLOHUMMA KAMAA ANTA AHLUHU, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALA SAYYIDINAA, WA MAULAANAA WA SYAFII’INAA, WA HABIIBINAA WA QURROTI ‘A-YUNINAA MUHAMMADIN SHOLALLOHU ALAIHI WA SALAMA KAMAA HUWA AHLUHU. NAS’ALUKA ALLOHUMMA BIHAQQIHI AN TUGHRIQONAA FII LUJJATI BAHRIL WAHDAH, HATTA LAA NAROO WA LAA NASMA’A WA LAA NAJIDA WA LAA NUHISSA, WA LAA NATAHARROKA, WA LAA NASKUNA ILLA BIHAA, WA TARZUQONAA TAMAAMA MAGHFIROTIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA NI’MATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA MA’RIFATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA MAHABBATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA RIDHWAANIKA YAA ALLOH, WA SHOLLI WA SALLIM, WA BAARIK ‘ALAIHI WA ‘ALAA AALIHI WA SOHBIHI, ‘ADADA MAA AHAATHO BIHI ‘ILMUKA WA AHSHOOHU KITAABUKA. BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROHIMIIN, WAL HAMDULILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN…. 7X

YAA SYAAFI’AL KHOLQISH SHOLAATU WA SALAAM * ‘ALAIKA NUUROL KHOLQI HAADIYAL ANAAM 3X

WA ASHLAHU WA RUUHAHU ADRIKNII * FAQOD DZHOLAMTU ABADAW WA ROBBINII 3X

WA LAISA LII YA SAYYIDII SIWAAKAA * FAIN TARUDDA KUNTU SYAKHSON HAALIKAA 3X

YAA SAYYIDII YAA RASULALLAH …7X

YAA AYYUHAL GHOUTSU SALAAMULLOH * ‘ALAIKA ROBBINII BI IDZNILLAH 3X

WANDZHUR ILAYYA SAYYIDII BINADZHROH * MUUSHILATIL LIL HADROTIL ’ALIYAH 3X

YAA SAYYIDII YAA RASULALLAH …7X

YAA ROBBANAA ALLOHUMMA SHOLLI SALLIMI * ‘ALAA MUHAMMADIN SYAFII’IL UMAMI 3X

WAL AALI WAJ’ALIL A N A A M A MUSRI’IIN *BIL WAAHIDIYYATI LIROBBIL ‘AALAMIN 3X

YAA ROBBANAGHFIR YASSIR IFTAH WAHDINAA * QORRIB, WA ALLIF BAINANAA YAA ROBBANAA 3X

ALLOHUMMA BAARIK FIIMAA KHOLAQTA WA HAADZIHIL BALDAH YAA ALLAH WA FII HAADZIHIL MUJAHADAH YAA ALLOH ! 7 X

ISTIGHROQ

(Istighroq adalah diam, tidak membaca apa-apa, segala perhatian tertuju hanya kepada Allah, bukan membayangkan lafal dan wujud Allah, segenap perhatian, pikiran dan perasaan lahir bathin hanya tertuju kepada Allah.)

BacaAl-Faatihah 1X

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM(ALLOHUMMA BIHAQQISMIKAL ‘A-DZHOM, WA BI JAAHI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLALLOHU ALAIHI WA SALLAM, WA BI BAROKATI GHOUTSI HAADZAZ ZAMAAN WA ‘A-WAANIHI, WA SAAIRI AULIYA’ILLAHI RODLHIYALLOHU TA’AALA ANHUM YA ALLAH ! YA ALLAH ! YA ALLAH ! 3X,BALIGH JAMII’AL ‘AALAMIIN NIDAA ANAA HAADZAA WAJ’AL FIIHI TA’TSIIROM BALIIGHO. 3 X,FAINNAKA ‘ALAA KULLI SYAI’ING QODIIR WABIL IJAABATI JADIIR 3 X

FAFIRRUU ILALLOH ! 7X

WA QUL JAA’AL HAQQU WA ZAHAQOL BAATHIL INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQOO. 3X

(AL-FAATIHAH 1X

Sholawat Wahidiyah ini telah di ijazahkan secara mutlak oleh beliau Muallifnya, Hadrotus Syech Abdul Madjid Ma’ruf, Qs. Ra. Pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo Kediri Jawa Timur. Siapa saja, dari mana saja dan dari golongan apapun, serta dari dan bagaimanapun cara mendapatkannya, telah diberi izin untuk mengamalkan dan melaksanakannya, bahkan sangat dianjurkan untuk disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa pandang bulu dengan ikhlas dan bijaksana. Bagi yang pertama kali mengamalkannya, diawali pengamalan dengan membacanya selama 40 hari berturut-turut setelahnya boleh dikurangi atau ditambah bilangan jumlahnya

Rapalan Sholawat Thibil Qulub


SHOLAWAT THIBIL QULUB

kwa tibil qulub
Alhamdullahi rabbl’alamin Allahuma shalliwasallim ‘ala sayyidina muhammadin Shalatan thibbil Qulubiwadawaiha wa ‘afiyatil abdani wasyifaiha wanuril abshari wadliyaiha wa ‘ala alihi washahbihi wasallim
Lailaha illahul halimul karim Subhanallahi rabbil ‘arsyil ‘adzim alhamdulillahi robbilalamin As-aluka mujibati rohmatik waaima maghfirotik
Segala puji bagi ALLAH Tuhan semesta alam ya Allah berilah rahmat dan salam-Mu untuk junjungan kami Nabi muhammad SAW dengan selawat yang bisa mengobati hati dan menyembuhkannya yang dapat memberikan afiat kepada badan dan kesembuhannya dan memberi cahaya mata dan kecemerlangannya Rahmat dan salam semoga juga disampaikan kepada keluarga dan sahabatnya Maha suci AlLAH yang menjadi penguasa Arsy yang Agung  segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam aku meminta rahmat dan ampunanmu.
DIBACA MINIMAL 7 X DAN TIUPKAN KE AIR PUTIH. MINUMKAN KE ORANG SAKIT APAPUN, INSYA ALLAH SEMBUH BIIDZNILLAH.

Rapalan Sholawat Syekh Abdul Al Jailani


SHOLAWAT SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI

Sebagai rasa terima kasih saya kepada Para sedulurku semua, Para Pinisepuh serta Pembaca Kampus Wong Alus yang telah berkenan mampir di gubuk reyot ini –sehingga statistik blog mencapai angka 1000.000 (Satu Juta) pembaca sejak April 2009 — maka dengan ini:

Pada hari ini, Sabtu 22 Mei 2010 pukul 00.00 WIB, saya ijazahkan SHOLAWAT SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI kepada para pembaca Kampus Wong Alus yang budiman dimanapun anda berada yang ingin mengamalkan…

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIS SABIQI LILKHALQI NUURUH. WAROHMATULIL ALAMIINA DZUHUURUH. ADADAMAN MADHOO MINKHALQIKA WA MAN BAQIYA WA MAN SAIDA MINHUM WA MAN SYAQIYA. SHOLATAN TASTAGHRIQUL ADDA WATAKHIIDU BILKHOLDII SHOLAATAL LA GHOYATALAHA. “Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Sayyidina Muhammad yang cahayanya telah mendahului penciptaan makhluk, dan kemunculannya merupakan rahmat bagi semesta alam, sebanyak jumlah makhluk-MU yang lalu maupun yang akan datang serta yang berbahagia di antara mereka maupun yang celaka, dengan sholawat yang menghabiskan segala hitungan dan meliputi segala batasan, dengan sholawat yang tidak akan habis, berakhir dan selesai”

(Hapalkan dan baca usai sholat fardhu dengan jumlah ganjil, misalnya 3 x, 7 x, 9 x dst)

Sholawat ini untuk 1001 macam hajat keperluan(keamanan/keselamatan, ketaqwaan/keimanan, karomah/kesaktian dll) dengan cara baca 3 x dan tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan ke seluruh tubuh kita. Saat yang darurat, genting dan berbahaya dibaca sebanyak-banyaknya dengan niat memohon pertolongan Allah SWT.

Rapalan Sholawat Syams Al Kanzil A'dham


SHOLAWAT SYAMS AL KANZIL A’DHAM

 

Bismillahirrohmanirrohim. ALLAHUMMAJ’AL AFDHOLA SHOLAWAATIKA ABADAW WA AMMAA BAROKAATIKAA SARMADAN WA’ADKAA NAKHIIYAA TIKA FADZLAW WA ADADAN ALAA ASYROFIIL KHOLAAIQIL INSANIYYATI MA MAJMA’AL HAQO IQIL IIMAANIYATI. WATHURIT TAJALLIYAATIL IKHSAANIYYAATI WAMUQDDAMI JAIISYIL MURSALIINA WAQOOIDI ROKBIL ANBIYAA IL MUKARROMA’IINA WA AFDHOLLAL KHOLAAIQI AJMAIINA KHAMILI LIWAA’IL IZZII’L A’LA WAMAALIKI AZIIMATIL MAJDIL ASNAA. SYAAHIDI ASYROORI ’IL AZALI. WA MUSYAHIDI ANWAARIS SAWABIQIL UWALI WATURJAMAANI LISAANIL QIDAMI WAMANBA’IL ILMI WAL HILMI WALHIKAAM.

Ya Allah, limpahkanlah selalu shalawat-Mu yang paling utama, berkah-Mu yang paling berkembang selamanya dan penghormatan-MU yang paling baik keutamaan dan jumlahnya, kepada manusia yang paling mulia, kumpulan hakikat iman, poros kebaikan yang tampak, pemimpin tentara kaum muslim, barisan terdepan para Nabi yang dimuliakan, seutama-utamanya makhluk, pembawa panji kemuliaan, pemilik kendali kemuliaan, saksi rahasia azali dan sumber ilmu kesantunan dan hikmah.

=Usai sholat subuh dibaca satu kali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikah kemuliaan hidup anda dan hidup kita semua. Amin.

Rapalan Sholawat Saljul Qulub


SHOLAWAT SALJUL QULUB


yaa syaafi’al kholqi assholaathu wassalaam, ‘alaika nuurol kholqi haadiyal anaam,wa ashlahuu wa ruuhahu adriknii,faqod dholamtu abadan warobbinii ,wa laisa lii yaa sayyidii siwaaka, fa inn taruddaa kuntu syakhsun haalika

” SHOLAWAT MA’LUF”
allohumma sholli wasallim ‘alaa sayyidiina muhammaddinil aalifil ma’lufi ujburnii haajatii

“SHOLAWAT KUBRO”
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayidal mursaliin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayidan nabiyyiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidas siddiqiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidar rooki`iin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidal qoo`idiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidas saajidiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayydaz zaakiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidal mukabbiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidat toohiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidaz zoohiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidas syahidiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidal awwaliin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidal akhiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidi ya rosulalloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya nabiyalloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidi ya habiballoh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya man akromahulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya man ‘adzomahulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya mang syarrofahulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya man adzharohulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya manikhtarohulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya man showwarohulloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya man abadalloh
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya khoiro kholqillah
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya khotima rosulillah
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sultonal ambiyaa’
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya burhaanal ashfiyaa’
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya musthofa
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya mu`la
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya mujtaba
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya muzayya
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya makkiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya madaniyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya arobiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya qurosiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya hasyimiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya abtohiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya zamzamiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya tihaamiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya ummiyyu
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyida waladi adam
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya ahmad
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya muhammad
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya toohaa
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya yaaasiin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya muddasir
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sohibal kautsar
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya syafi`u yaumal mahsyar
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sohibat taaj
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sohibal mi`roj
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidal awwalina wal akhiriin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayidal muhsinin
alfu alfi sholaatin wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayidal kaunaini watssaqolain
alfu alfi sholaati wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayidal sohiban na’lain
alfu alfi sholaati wa alfu alfi salaamin ‘alaika ya sayyidi ya rosulalloh ya khotimal ambiyaa`i wal mursaliin
alfu alfi sholaati wa alfu alfi salaamin alaika ya sayyidi ya nabiyalloh ilaa yaumiddiin
walhamdulillahhi robbil ‘alamin

untuk sholawat kubro dan sholawat saljul qulub selain untukseribu hajat,juga dpt kita gunakan untuk menetralisir efek negatif ketika kita sedang mengamalkan asr ataupun asma’ yg lain, karena sifat dan energi dari sholawat ini sangat sejuk dan tenang. (adem, ayem, tentrem))
sedangkan sholawat ma’luf berfungsi sebagai wasilah untuk membuka dan mengakhiri sebuah hajat/do’a.
mudah2an dapat bermanfaat dan barokah,bagi sedulur yang ingin menambahkan fadlilahnya monggo..
 
 
Blogger Templates